Kamis, 01 Maret 2012

Akhirat yang abadi 8


Akhirat yang abadi ( 8 )

BAB DUA

PENGAMALAN IMAN KEPADA HARI AKHIRAT

1. Dalil-dalil pengamalan Iman kepada Hari Akhirat.

Al-Qur’an mengatakan bahwa orang orang yang memakmurkan mesjid dengan Majlis Ta’lim atau upaya lainnya, orang orang berjihad di jalan Allah dengan upaya berbagai macam, yang menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar malah yang sanggup menghukum pelanggar moral adalah bukti ia beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, Allah berfirman :
“ Hanyalah yang memakmurkan mesjid mesjid Allah ialah orang orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat serta tetap mendirikan shalat,menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah,maka merekalah orang orang yang diharapkan termasuk golongan orang orang yang mendapat petunjuk.Apakah ( orang orang ) yang memberi minuman kepada orang orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidil Haram,kamu samakan dengan orang orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat serta berjihad dijalan Allah ? Mereka tidak sama disisi Allah dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zhalim “ (Q.S.9/At-Taubah : 18-19)


“Orang orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, tidak akan meminta izin kepadamu untuk ( tidak ikut ) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang orang yang bertaqwa.”( Q.S.9/At-Taubah:44 )

“ Mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera kepada ( mengerjakan ) pelbagai kebajikan, mereka itu termasuk orang orang yang saleh”(Q.S.3/Ali Imran : 114 )

Sesungguhnya telah ada pada ( diri ) Rasul Allah itu suri tauladan yang baik bagi kamu ( yaitu ) orang yang mengharap ( rahmat ) Allah dan hari akhirat dan dia banyak menyebut Allah “           ( Q.S.33/Al-Ahzab : 21 )

“ Perempuan yang berzina dan laki laki yang berzina,maka deralah tiap tiap orang dari keduanya seratus kali dera,dan janganlah belas kasihan kepada kedunya (sehingga ) mencegah kamu untuk (menjalankan ) agama Allah ,jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhirat,dan hendaklah ( pelaksanaan ) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang orang yang beriman “ ( Q.S.24/An – Nur : 2 )

Dari kutipan ayat ayat di atas jelaslah bahwa beriman kepada hari akhir itu bukanlah cukup hanya dengan meyakini bahwa ada kehidupan sekali lagi di akhirat akan tetapi “ beriaman kepada hari akhirat itu harus diiringi dengan amal nyata”diantaranya :
1.                          Memakmurkan masjid, mendirikan shalat didalamnya, menunaikan zakat dan membentuk sikap hidup yang tidak akan pernah merasa takut melainkan hanya kepada Allah, memberi minuman saudaranya yang kehausan dalam perjalanan haji.
2.                    Ikut serta berjihad di jalan Allah dengan diri ( semangat ), atau berjihad dengan harta ( dana, bantuan social, shadaqoh )
3.                 Melaksanakan tugas agama yaitu Amar Ma’ruf, Nahi Mungkar dan bersegera melaksanakan kebaikan
4.                          Meneladani kepribadian Rasul.
5.                          Menjalankan hukuman kepada  pelanggar hukum dengan tidak boleh merasa kasihan dan tenggang-menenggang, namun harus seadil-adilnya.

Akhirat adalah akhir perjalanan hidup anak manusia,dan mengamalkan Iman kepada akhirat itu ialah dengan berkarya /berbuat di pangkal kehidupan yaitu “ selagi kita masih hidup di bumi “

2. Bagaimana Mengamalkan Iman Kapada Hari Akhirat ?

Tentang adanya hari akhirat dapat diyakini dengan sebenar benar yakin karena Al-Quran telah mengajarkannya oleh karena sesuatu yang diimani harus diiringi dengan pengamalan, maka timbul pertanyaan di dalam hati kita “ Bagaimana cara mengamalkan iman kepada hari akhirat itu?”
Akhir artinya ujung. Hari akhirat artinya hari yang paling ujung yang tidak ada lagi esok  atau lusa.
Mengmalkan iman kepada akhirat tentu bukan ketika kita berada di akhirat, tapi kita harus bersiap di pangkal kehidupan ini yaitu ketika kita hidup di bumi ini kalau  benar benar yakin tentang adanya akhir kehidupan. Data data yang ada dalam Al-Quran menyatakan bahwa mengamalkan iman kepada akhirat itu adalah : “ dengan memakmurkan mesjid, mengerjakan shalat, membayar zakat, tidak perlu merasa takut kepada siapapun kecuali hanya kepada  Allah, berjihad dijalan Allah dengan modal harta atau keterampilan atau dengan kekuatan fisik, melaksanakan tugas amar ma’ruf nahi mungkar, bersegera untuk berbuat baik, mencontoh pribadi Rasul, menjalankan hukum dengan adil”
Sebagai ummat yang beriman kepada akhirat tentu kita terdorong untuk membangun hidup yang sekarang di bumi agar dapat dijadikan bekal ke akhirat. Mengamalkan iman kepada hari akhirat itu harus dengan merencanakan membangun kehidupan di Bumi menurut Sunnah. Berikut ini janji yang ditawarkan Allah kepada ummatnya :
Allah menjanjikan kepada orang yang beriman diantara kamu dan yang beramal shalih bahwa mereka akan menjadi khalifah Allah di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang orang sebelum mereka menjadi khalifah juga, dan sungguh Dia akan menguatkan bagi mereka Agama yang telah diridhai-nya untuk mereka, dan Dia akan menukar keadaan mereka  ( yang dulunya ) selalu ketakutan dengan  rasa aman tentram, mereka sentiasa mengabdi kepada-Ku, tidak , mensyarikatkan –Ku dengan sesuatu apapun, barangsiapa yang ingkar sesudah janji itu maka  merekalah  orang orang yang fasik” ( Q.S.24/Nur : 55 )

Dari ayat di atas tadi ada tersirat cita cita dan tujuan hidup Muslim yaitu :
1.Mengemban tugas kekhalifahan yaitu menegakkan kedaulatan Allah di bumi
2.Menegakkan Dien yang tokoh kuat dan memasyarakatannya
3.Menciptakan lingkungan hidup yang aman damai dan menjauhkan rasa takut

Untuk tujuan jangka panjang tersebut diatas haruslah terlebih dahulu dikerjakan program membangun ummat yang baik.( Khairu Ummah ), kalau Ummat yang baik tidak dilahirkan maka program diatas tidak akan terwujud.


“Kamu adalah ummat yang terbaik yang dikeluarkan ke tengah tengah ummat manusia, karena kamu mampu melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar denga iman yang teguh kepada Allah,sekiranya ahli kitab itu beriman,itu lebih baik bagi mereka.Diantara mereka ada juga yang beriman  tapi lebih banyak yang fasik”            ( Q.S.3/Ali-Imran :110 )


“ Mereka itu beriman kepada Allah dan hari akhir, mereka itu melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar dan bersegera berbuat kebajikan, mereka itu adalah orang yang shalih “ ( Q.S.3/Ali Imran : 114 )

Dari kutipan dua ayat di atas Allah memberikan petunjuk agar insan Muslim segera membuat program pembangunan Ummat dengan upaya :
1.      Mewujudkan cita cita dan tujuan hidup Muslim
a.       Mengemban tugas kekhalifahan di bumi dan mewujudkan kedaulatan Allah di bumi.
b.      Menegakkan Dien dengan teguh dan memasyarakatannya
c.       Menciptakan lingkungan hidup yang aman damai dan jauh dari rasa takut
2.      Membuat program yang segera dilaksanakan
a. Membangun Khairu Ummah
b. Melaksanakan Amar Ma’ruf – Nahi Mungkar
c. Berbuat baik dan berkarya baik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar