Sabtu, 15 Oktober 2011

SIAPA PEWARIS AL- KITAB



ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ(2)
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendir Zholimun linafsih )  dan di antara mereka ada yang punya maksud tertentu (Muqtashid ), dan di antara mereka ada (pula) yang berpacu dalam berbuat kebaikan  ( Saabiqu’m bi’l khairat ) dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.(Q.S.35/Al-Fathir : 32 )
                  
I.                 PEWARIS AL-KITAB?

        Siapa yang dipilih Allah sebagai Pewaris Al-Kitab ? Tidak lain adalah umat Islam itu sendiri
            Memang kenyataannya bahwa umat Islam sebagai Pewaris Al-Qur’an  menjadi tiga golongan :

  1. Pewaris Pertama adalah Umat Islam yang mengaku Islam tapi  tidak mengenal Islam inilah Pewaris yang menzolimi dirinya sendiri karena baginya Al-Qur’an hanyalah  warisan leluhur yang ajarannya  tidak dapat membuat mata hati mereka terbuka mereka membiarkan diri mereka tenggelam dalam kegelapan. Pewaris ini disebut : Dholimun linafsih ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ     
2.  Pewaris kedua adalah orang yang memanfaatkan Al-Qur’an sebagai pemacu dirinya unuk beraktivitas atas nama Islam tapi ada tujuan lain yang tersembunyi mereka disebut :  مُقْتَصِدٌ Mereka adalah orang orang yang aktif berjuang sampai berani mengeluarkan dana bermilyar rupiah untuk membangun sebuah Partai Islam dan dengan gigih menyerukan kepada umat supaya memilih Partai tersebut tapi ketika Partai Islam itu sukses berhasil mereka para  Pemimpin Partai Islam itu hanya memikirkan upaya supaya duduk di DPR sebagai Wakil Partai ( bukan Wakil Umat Islam ) dan tak pernah lagi memikirkan Islam dan umatnya, Islam ditelantarkan begitu saja. Pewaris ini disebut مُقْتَصِدٌ. ( Muqtashid dari   kata:  (اقتصد -  يقتصد)    = fiil Madhi mazid yang dapat sisipan alif dan ta dari akar kata : qo-sho-da  (  قصد – يقصد- قصدا - قاصد )  Kalau dari akar qo-sho-da Fa’ilnya Qooshidun kalau dari Iqtashoda Failnya “Muqtashidun“ Dengan sisipan alif dan ta itu maknanya menunjukkan “ yang Ter….. Jadi Muqtashid bermakna “mengandung maksud yang kuat”, ada tujuan dalam da’wahnya ada harapan keuntungan dari perjuangannya. Seperti kata Ja-ha-da menjadi Mujtahid bermakna usaha yang sungguh sungguh kuat dalam mencari kebenaran. Karena itu dalam bahasa Arab :”upaya mencari keuntungan” disebut Iqtishodiyah (اقتصدية)  = Perekonomian.  Dimasa lampau golongan Muqtashid ini masih ada eksis dalam dunia Da’wsah-Islam  atau jihad-fi-sabili’llah yang mereka adalah Muqtashid-Shoolih. ( Misalnya ): Saudagar Arab dimasa lampau datang ke Indonesia untuk menda’wahkan Islam dengan maksud tersimpan “berdagang rempah-rempah”. Sambil berdagang mencari untung mereka mengambil kesempatan berda’wah cari untung akhirat sehingga Islam bisa sampai ke Indonesia, tak ada niat mau menjajah Indoinesia tak ada maksud menjadi Raja di Indonesia, malah mereka  mengangkat Raja-raja Islam dari orang-pribumi seperti Raden Fattah di Demak. Dalam da’wah mereka tidak mengambil keuntungan apa-apa, tapi dalam perdagangan mereka memang mengambil keuntungan sebanyak mungkin. Penguasa Islam dimasa Bani Umaiyah mereka Muqtashid Syarrun, mereka menaklukkan Sepanyol tapi tidak meng-Islam-kan manusianya mereka menjajah Sepanyol selama 700 tahun lebih. Setelah orang Spanyol kuat Islampun diusir dari negeri mereka seperti kita dimasa lampau mengusir Penjajah Belanda. Di-era kita ini Muqtashid-sholih sudah tak terlihat lagi, kebanyakan para Muqtashid tampil beraktivitas dalam Islam misalnya Membangun Partai Islam dan menyiarkannya kepada umat Islam dengan  maksud supaya pendukungnya banyak, kalau berhasil maka jadi anggota DPR dan setelah itu Islam dan umatnya tidak  dipedulikan lagi. Mari kita perhatikan  apa yang telah diperbuat Partai Islam untuk Islam dan Umat Islam. Adakah Pendidikan / Sekolah yang berkwalitas yang dibangun Partai Islam ? Kalau untuk itu yang berjasa adalah Ormas Islam seperti Muhammadiyah, Al-Washliyah, Nahdhatu’l ‘Ulama, Persis dan lain lain yang tak sempat disebutkan disini. Begitu pula para Daa’i kebanyakan hanya mencari popularitas, da’wahnya tak bertujuan mau kemana pendengarnya akan dibawa apakah untuk pembangunan akhlak, menambah wawasan atau sekedar guyon dan sekedar menghibur ? Patut kita khawatirkan kalau Pewaris Al-Kitab dari kalangan Muqtashid syarrun lalu menyusul dibelakangnya Al-Mubaddil ( si-pengubah warna Islam ) apakah tidak mungkin dibelakang hari Islam hanya merupakan bentuk  kebudayaan yang bercampur baur dengan budaya leluhur ? 
Pewaris ketiga adalah golongan سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ Golongan ini hanya ada dimasa lampau dimasa dunia Islam kaya dengan para Filosof dan Ilmuan yang menemukan Ilmu-ilmu baru. Sekarang belum ada sarana Pendidikan yang sanggup melahirkan Putra-putri Islam yang mampu sebagai Muslimin/Muslimat : Saabiqu’m Bi’l Khairat, yang  banyak dilahirkan : Saabiqu’m bi’s-Saiyi-at mereka digiring ke Diklat untuk di cetak jadi Penyanyi Dangdut yang mahir meliuk-liukkan tubuhnya didepan khalayak ramai, dan mereka menggunakan simbol-simbol islam seperti “ Assalamu ‘alaikum, alhamdulillah. Pekerjaan mereka yang hanya menjual kecantikan dan suara merdu hadiahnya memang menjanjikan, yang juara dapat mobil. Kalau pemenang kecerdasaan ( lomba keterampilan mencipta / ilmu pengetahuan yang bermanfaat )  hadiahnya hanya Laptop. Untuk persiapan  Pewaris Al-Kitab yang berpacu ( sabiqu’m bi’l khairat ) sekarang ini setidaknya ada individu-individu yang mau menata dirinya jadi Sarjana yang Ulama atau Ulama yang Sarjana mereka dapat menafsirkan ayat Allah bukan saja yang Qur’aniyah tapi juga yang Kauniyah. Kaum Muslimin golongan Sunny pengamal Sunnah yang kajiannya hanya masalah Ibadah yang harus persis menurut sunnah Nabi kurang tertarik jadi Sabiqu’m bi’l Khairat mendalami ayat ayat Kauniyah maka nanti akan ketinggalan dibelakang orang kafir atau kaum yang non-sunnah terutama oleh Kelompok J.I.L.yang banyak menimba ilmu dinegara Liberal.

II. KITAB SEBAGAI WARISAN

.  Kita harus menyadari betul bahwa Al-Qur’an itu sebuah Kitab-Suci ( الكتاب (              merupakan Dokumen Allah  yang jadi petunjuk / Hidayah ( الهداى ) bagi Manusia  tentang Eksistensi Allah dan Alam (الحق) yang dideteksi melalui tiga antena             ( مشاكر ) : ( melalui kecerdasan Spiritual, kecerdasan Emosional dan kecerdasan Rasional ) yang diterima melalui Signal   ( الوحى ) yang berstatus  Informasi   (  البيان ) dengan pembuktian data  ( الاية), yang dituangkan secara Parsial, sebagian-sebagian   (  الفرقان )  dengan  kondisi ter-klassifikasi ( المفصل  ) terhadap pernyataan Kebijakan Allah (الحكم )
      Bahwa data data yang tersimpan dalam Al-Quran itu merupakan obyek Kajian dan Penelitian menjadi  dua macam bentuk Data:
      Pertama adalah data data ( ayat ayat yang tercatat dalam Al-Qur’an yang berisi data  informasi aturan  kehidupan didunia hingga  kehidupan di akhirat disebuit : Ayatu’l Qur’aniyah
      Kedua adalah data-data yang melekat dalam alam / lingkungan kehidupan dan dalam diri manusia itu  sendiri supaya manusia dapat beramal sholih dengan mencari dan meneliti apa hikmah dibalik data-data tersebut  untuk kepentingan hidup manusia didunia, ayat ini disebut Ayatu’l Kauniyah. Patuh kepada ajaran ayat ayat Allah itu berarti kita patuh kepada Sunnah Allah padahal dalam ayat Kauniyah itu banyak sekali terdapat ajaran Allah yang tanpa disadari manusia mengengkarinya karena kebodohannya walaupun tidak dihukum berdosa namun mendatangkan mudhorat.
                  Terhadap ayatu’l Qur’aniyah semestinya secara etika beragama hendaklah umat menomor “satu”-kannya tapi terkadang tanpa disadari kaum muslimin lebih banyak mengerti tentang Sunnah Rasul daripada Sunnah-Allah, karena ketika belajar atau melakukan ibadah: Sholat, Puasa, Zakat, Haji semuanya merujuk kepada Hadits yang bersumber kepada Sunnah Rasul. Dalam perbuatan keseharianpun kita  melakukan hal hal yang bersifat moral selalu merujuk kepada Sunnah Rasul karena kita tahu bahwa perbuatan tersebut ada dianjurkan, diperintahkan atau dilarang oleh Nabi. Sementara anjuran Allah yang melekat dalam lingkungan kehidupan kita terkadang kita tidak peduli, walau akibat ketidak-pedulian itu kita mendapat musibah, kita tetap  tidak sadar bahwa kita sudah menyepelekan anjuran Allah. Misalnya, Allah berfirman :
يَاأَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ(1)
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi thoyib (baik) dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. ( Q.S.2/ Al-Baqarah : 168 )
وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ(8)
Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.( Q.S.5/ Al-Maidah : 88 )

Pada dua ayat tersebut diatas Allah menganjurkan agar kita memakan apa saja yang terdapat dibumi dengan petunjuk bahwa haruslah memakan yang halal dan thoyib     ( yang baik ). Terkadang kita hanya memedomi ilmu Fiqh bahwa suatu makanan itu kita sudah faham halal atau haram rasanya sudah cukup tapi kita tidak memikirkan bahwa makanan halal itu apakah untuk diri kita thoyib atau tidak. Ada sebuah kasus : “Beberapa tahun yang lalu istri teman penulis penderita sakit gula yang kadar gulanya sudah mencapai 500-an lebih Ia minta kepada suaminya dibelikan buah durian. Penulis nasihatkan bahwa durian tak baik untuk orang yang kena diabetes, tapi sang Suami mengatakan : ” Sesekali bisa jadi obat”. Durian dimakan dengan lahabnya oleh istri teman penulis yang memngakibatkan  malamnya ia dibawa ke Rumah Sakit karena gulanya meningkat tinggi. Tiga hari kemudian istrinya dibawa pulang bukan karena sembuh  tapi meninggal dunia”. Itu salah satu akibat yang dialami manusia yang tidak memperhatikan anjuran Allah memakan makanan yang Thoyib. Maka ayatu’l Kauniyah jangan dianggap sepele pelajarilah, banyak manfaatnya dalam kehidupan walau tak ada keterangan bahwa melanggar ayat kauniyah berdosa tapi bisa jadi malapetaka. Sekarang ini banyak jenis makanan jajanan yang diproduksi orang  menggunakan Pengawet, pewarna dan penyedap; ketiga jenis tersebut tidak haram tapi tidak thoyib.
Ini baru masalah makanan belum kita bicarakan tentang akibat ulah manusia merusak lingkungan dan akibat menggali kekayaan alam untuk kesenangan hidup sekarang  tidak memikirkan  nasib  generasi yang akan datang.

     III.  KEAJAIBAN AYATU’L KAUNIYAH

         1.  Bintang penjaga langit

Bintang yang kita lihat dari bumi dilangit tinggi adalah sebuah Galaksi. Galaksi itu berupa kumpulam  lebih 100 miliar bintang malah ada yang sampai 500 miliar bintang, padahal Bintang adalah sebuah Matahari.
Hal itu  dapat diketahui kalau bintang itu dilihat dengan Teleskop. Diantara tak terhitung Galaksi dalam alam semesta ini, satu diantaranya yang kita kenal adalah Galaksi Milky Way  ( Kabut Susu ), itu Galaksi kita, dikatakan Galaksi kita karena  disitu ada Matahari kita  Garis tengah Galaksi itu lebih kurng 100.000. tahun cahaya  Dalam Galaksi Milky Way jumlah bintang ada ratusan miliar lebih yang jarak antara satu bintang dengan bintang yang lain kira-kira 6 tahun  cahaya ( Cahaya bergerak dalam satu detik = 300.000 Km ). Bintang itu merupakan bola api yang sangat besar menghabiskan 90% dari usianya untuk membakar Hidrogen dalam reaksi fusi dalam temperatur yang sangat tinggi menghasilkan Helium ( He ) yang beratnya 4X Hidrogen, kemudian Lithium 6 X  H, Berillium 9 X H, Boron, 10 X H, Karbon 12 X H seterusnya Nitrogen, Oksigen, Fluor, Neon, Natrium, Magnesium dst-nya adalah itu zat zat yang akan menjadi calon bintang baru..  Bintang itu merupakan termonuklir raksasa yang fusi nuklir terus berlangsung menghasilkan  energi yang dibutuhkan langit dan Matahari serta bumi-bumi yang ada didalamnya. Karena masanya yang sangat besar bintang memiliki gaya gravitasi.yang sangat kuat maka bintang ini menarik semua benda yang berputar disekitrnya baik planet, planet kecil, satelit, komet dan sebagainya. Berkat adanya gravitasi itu bintang bintang yang keluarganya lebih dari 100.000.000.000.dalam satu Galaksi  saling terikat satu sama lain . Maka kesimpulannya bintang bintang itu penjaga langit jika bintang-bintang  hancur maka hancurlah langit jagat raya ini. Dimana keajaibannya?. Tentang rahasia langit ini sudah jadi pengetahuan umum, pengetahuan umat manusia baik yang beriman pada Al-Qur’an maupun tidak. Yang memalukan adalah orang beriman kepada Al-Qur’an tapi tidak mengerti tentang rahasia langit ini padahal tentang langit sudah menjadi pelajaran umat Islam sejak Islam ada dibumi karena Al-Quran sudah membicarakannya malah Rasulullah bersabda :
النجوم امنة للسماء فاذا ذهبت النجوم اتى السماء ما توعد...........( رواه مسلم )
( An-Nujumu amanatu’l lissamaa’ fa-idza zahabati’n nujum ataa’s samaa’ ma tu’adu……              ( H.Riwayat Muslim )
“ Bintang bintang adalah penjaga langit jika bintang-bintang hancur maka apa yang dijanjikan pada langit itu akan terjadi………..( Hadits Riwayat Muslim ).

            Keterangan Rasulullah inilah yang ajaib karena apa yang dikatakan Nabi Muhammad sejak 14 abad yang lalu ternyata ditemukan orang kebenarannya secara ilmiah, apakah kemajuan teknologi akan menghambat keyakinan kita kepada ajaran Nabi Muhammad ? Malah menambah keyakinan sehingga banyak sarjana Eropa / Barat yang beriman

          2.  Atmosafir  penjaga Bumi

Atmosfir bumi berisi 23% Oksigen, 76 % Nitrogrn, gas lainnya 1% Formula ini adalah qadar Allah, kalau ukurannya berubah misalnya Oksigen yang 76 % maka oksigen menjadi sangat reaktif bisa jadi timbul malapetaka  dimana semua barang logam akan cepat berkarat. Maka manusia yang beriman harus menjaga kelestarian lingkungannya dengan memelihara tanam-tanaman agar bumi tetap menghijau. Atmosfir adalah merupakan jaket bumi yang melindungi bumi dari sinar matahari yang sangat panas. Bagian atas Atmosfir berisi Ozon zat inilah yang jadi pelindung bumi dari kabakaran sinar matahari itu. Ayat Allah ini jaramg dibaca umat Islam malah orang yang kafir kepada Al-Quran sudah duluan membaca dan memahaminya.

          3.  Barokah Langit dan Bumi
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ(96)
Jikalau sekiranya penduduk suatu-negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami ambil lagi ( berkah itu ) dari mereka disebabkan perbuatannya. ( Q.S. 7/Al-A’raf :96 )
Diantara barokah Allah yang dari Langit :

  1. Hujan turun dari langit membuat tanah yang mati menjadi hidup
  2. Besi dan  mineral lainnya dijatuhkan dari langit
Besi dan  mineral lainnya dijatuhkan dari langit bukan yang dari perut bumi itu naik kepermukaan bumi. Kalau bumi ini tak  bermineral maka makhluk hidup akan kehilangan listrik tubuhnya.
c.     Setiap Planet yang ada dilangit bagian dalamnya ( intinya ) berupa cairan yang padat dengan : 90% besi, 9 % Nikel, 1% mineral-mineral lain seperti : fosfor, sulfur, silikon, Oksigen,  karbon, zinc, phosphor, sulphat, nickel, potassium, magnesium, mangan, gold, silver, alluminium, sodium, dll sebanyak 112 macam zat kimia yang tak disebutkan satu persatu. Yang diperlukan tubuh kita paling tidak sebanyak 44 macam zat Kimia. Ketika Planet itu pecah maka mineral ini bertabur dilangit  dalam bentuk debu-mineral dan jatuh ke Planet bumi kita. Bumi kitapun menjadi kaya dengan mineral lalu diserap oleh tanam tanaman dan mineral itu sangat kita butuhkan dengan cara memakan tanaman itu.

4. Ayat kauniyah Tentang  Bumi  dan Manusia
وَفِي الْأَرْضِ ءَايَاتٌ لِلْمُوقِنِينَ(0)وَفِي أَنْفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُونَ(1)
Di bumi banyak ayat Allah bagi orang yang yakin dan didalam Diri kamu   apakah sudah kamu pehatikan ( ayat-ayat Allah itu )?

4.1.Tentang bumi tujuh lapis
     Tentang bumi tujuh lapis sejak 14 abad yang  lalu sudah di informasikan oleh Rasulullah. Abu Salamah pernah berselisih dengan jirannya maslah tanah lalu beliau mengadu kepada Aisyah, lalu Aisyah bersabda : Wahai Abu Salamah hindarilah perebutan tanah karena Rasulullah pernah bersabda :
من ظلم قيد شبر طوقه من سبع ارضين    ( رواه البخارى )
       ( Man zholama qiyada syibrin thuwwiqohu min sab’i ardhiina)
“Barangsiapa yang mengambil sejengkal tanah secara zholim  akan diberi kalung bumi yang  tujuh lapis  ” ( H.S Riwayat Bukhari )
Empat belas abad yang lalu Nabi Muhammad sudah bersabda bahwa bumi ini tujuh lapis  yang dengan penelitian para ahli Geologi diabad ini ternyata  bumi itu memang tujuh lapis.
a. Kerak bumi bagian atas dengan ketebalan antara 5 sampai 8 kilometer dibawah permukaan dasar laut atau berkisar 60 sampai dengan 80 kilometer dibawah permukaan daratan. Ketebalan ini semakin tebal  bila dibawah pegunungan. Lapisan bumi bagian atas ini terdiri dari batu granit, lapisan batu sedimen, dan tanah menyimpan mineral yang jatuh dari langit merupakan kekayaan kerak bumi bagian atas. Kerak bumi bagian atas inilah yang menyimpan semua mineral yang dibutuhkan bumi dan yang kita butuhkan pula.
b. Kerak bumi bagian bawah ketebalannya mencapai antara 58 sampai dengan 60 kilometer berada pada kedalaman bumi sedalam 320-340 kilometer
c.  Selubung bumi bagian atas bumi yang berisi material lembek bersifat plastis tapi sangat padat. Selubung atas ini membentang pada kedalaman 120 hingga 400 kilometer dibawah permukaan bumi dalam bentuk lumpur seperti lumpur Lapindo
d. Selubung bumi bagian tengah bumi berisi material keras dengan ketebalan 270 kilometer. Lapisan ini terpisah dari selubung atas dan selubung bawah
e. Selubung bumi bagian bawah bumi  yaitu lapisan terbawah dari selubung bumi. Lapisan ini tersusun dari material keras dengan ketebalan 2215 kilometer pada kedalaman 670 kilometer sampai 2885 kilometer
f. Lapisan inti luar pada kedalaman  ini bebentuk cairan kental. Lapisan ini membungkus lapisan inti yang sangat keras yang memiliki susunan kimia yang sama dengan inti dalam hanya berbentuk cairan, ketebalannya diperkirakan 2275 kilometer
g. Lapisan inti dalam  bumi yang terdalam yang tersusun dari material padat yaitu 90% besi 9% nikel, dan 1 % unsur unsur  lain ( karbon, fosfor, sulfur, silikon, dan zinc, phosphor, sulphat, nickel, potassium, magnesium, mangan, gold, silver, alluminium, sodium,  oksigen dan lain lainnya sebanyak 112 macam zat kimia yang diantaranya ada  44 macam zat kimia yang sangat dibutuhkan tubuh manusia, tetapi tidak boleh langsung diserap tubuh  harus melalui tanaman dan dari tanaman itulah zat kimia itu secara sunnahnya dapat diterima tubuh manusia.
Tak mungkin mineral dalam inti bumi naik kekulit bumi supaya bisa diserap tanam- tanaman karena itu Allah menjatuhkan mineral itu dari langit. Planet yang dilangit juga punya inti yang sama seperti yang terdapat pada planet bumi kita. Ketika diantara planet itu pecah menurut sunnatu’llah maka mineral itu akan bertabur diruang angkasa dan berjatuhan dipermukaan planet  yang dekat dengan planet yang pecah itu. Begitulah entah berapa miliar  tahun yang lalu  telah pecah sebuah planet besar yang terletak antara Mars dan Yupiter dan debu mineralnnya berjatuhan dibumi. Allah tidak menyebutkan satu persatu nama mineral itu karena kadar  besi-lah yang terbanyak ( 90% ) maka Allah hanya menyebutkan kata “Besi” sebagai mewakili seluruh zat kimia yang berjatuhan itu.
……..وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ(2)
“……………….dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa”(  Q.S.57/Al-Hadidi :25 )

Untuk menetralisir Zat-zat Kimia yang sudah meresap didalam bumi maka Allah menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dengan menempuh waku yang sangat panjang ribuan-juta tahun barulah zat-kimia itu menyatu dalam tumbuh-tumbuhan dan  daging binatang. Tumbuhan dan binatang itulah yang dimakan manusia maka zat kimia itupun menjadi zat yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia diantaranya :
1.                        Bahan untuk membangun  sel tulang dan gigi
2.                        Bahan untuk membangun  jaringan tubuh yang lain
3.                        Untuk meningkatkan tenaga, vitalitas
4.                        Untuk daya tahan tubuh
5.                        Sebagai elektrolit sistim listrik tubuh

             4.2. Sejarah Bumi
             Beginilah keadaan sejarah bumi untuk membangun kesehatan manusia telah di-sunnah-kan Allah  tumbuh-tumbuhan untuk menyerap zat-kimia-bermanfaat yang ada dalam bumi  وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ

Zaman
Umur Dalam Jutaan Tahun
Keadaan Mahluk Pengisi  Bumi



Archaikum


2000
Bumi mulai mendingin, pembentukan kulit bumi sedang berlangsung. Laut, sungai, gunung sudah terbentuk. Belum ada kehidupan apapun, hanya ada peristiwa endapan-endapan.


Algonkium


1000
Sudah ada bekas kehidupan yang pertama yaitu : Lumut kapur dan binatang bersel satu, juga tumbuhan yang bersel satu.


Kambrium


600-500
Hanya ada  tumbuhan lumut.
Binatang karang, tiram, udang karang dan cacing.



Ordovisium



500-440
Hanya ada tumbuhan lumut.
Kemudian bumi sekonyong-konyong kaya dengan fauna berupa udang karang, tiram cacing dan binatang-binatang karang



Silur

440-400
Sudah ada jenis tumbuhan lumut, dan tumbuhan darat tertua.
Hewan air berupa ikan bertulang rawan yang pertama-tama dan ikan yang berkelopak.


Devon

400-350
Tetumbuhan jenis ekor kuda dan jenis pakis kawat sudah ada.
Binatang bertempat dua, ikan-ikan bertulang yang pertama, ikan berkelopak, hiyu dan pari.



Karbon


350-270
Tumbuh-tumbuhan terdiri dari pohon pakis raksasa dan pohon zegal.
Sudah ada binatang menjalar yang tertua, sangat banyak binatang yang bertempat dua primitif dan serangga.




Perm


270-225
Tumbuhan jenis pakis raksasa, rumputan jenis ekor kuda dan pohon zegel.
Sudah ada binatang-binatang menjalar, ampibi raksasa



Trias


225-180
Tumbuhan yang sama seperti diatas.
Binatang menyusui yang pertama dan binatang bertempat dua serta binatng-binatang menjalar



Yura


180-135
Tumbuhan jenis cycas dan tumbuhan semacam cemara sudah ada.
Selain binatang menjalar, ikan dan burung sudah ada jenis burung beergigi                                                                                                                                                                                                                                          yang pertama. Mulai pertumbuhan subur dari semua jenis binatang menjalar.



Kriyt/kapur


135-70
Tumbuh-tumbuhan berbunga yang pertama sudah  ada  ( berbiji tutup ). Binatang menjalar, burung yang bergigi dan jenis bengkarung raksasa, Stegosaurus, Brontosaurus, Iguanodom, Tyrannosaurus, Triceratops .



Paleocen


70-60
Semua golongan pohon dan bunga zaman sekarang sudah ada. Selain jenis ikan dan burung dan binatang rendah lainnya sudah ada jenis beruk yang pertama, rumpun binatang buas dan binatang berkuku.


Eosen

60-40
Semua golongan pohon dan bunga zaman sekarang sudah ada. Selain ikan, burung dan binatang menyusui lainnya, juga ada kuda berjari empat (Eohippus) Gajah primitif yang tak berbelalai.


Oligosen

40-25
Semua golongan pohon dan bunga zaman sekarang sudah ada. Selain ikan dan burung dan binatang menyusui, juga mulai ada kuda berjari tiga. Beruk jenis Gibbon dan binatang menjulur.



Miocen

      25-10
Semua golongan pohon dan bunga zaman sekarang sudah ada. Selain ikan dan burung dan binatang menyusui tingkat rendah, sudah ada jenis monyet berjalan jenis orang utan. Jenis kuda sudah ada yang mempunyai jari sisi yang tidak mencapai tanah.




Pliocen

      10-2
Semua macam pohon dan bunga-bunga zaman sekarang sudah ada. Selain ikan, burung, monyet, dan binatang menyusuai lain, sudah ada kuda arau tertua, Mastadon dan Kreodon. Makhluk jenis Phitekanthropus sudah ada dan jenis yang lebih rendah lagi.


Diluvium/Pleis tocen

2-0,01
Semua macam pohon dan bunga-bunga zaman sekarang sudah ada. Selain ikan dan burung, beruk, mulai ada kuda, gajah, Mamout dan beruang gua dan binatang buas lainnya. Manusia primitif sudah ada menghuni bumi ini.



Aluvium/    holocen


0,1-  sekarng
Semua macam tumbuh-tumbuhan dan bunga-bungaan yang ada sekarang sudah ada begitupula hewan-hewan zaman sekarang, Lebih kurang 100.000 tahun yang lalu sudah ada Manusia berakal yang menjadi penghuni bumi. Dan Adam diperhitungkan sudah menjadi Bapak Peradaban dan Nabi kira-kira 50.000 tahun yang lalu.
             
 Dari sejarah Bumi yang tertera diatas ternyata setelah bumi kita mendingin dan terjadi peroses pembentukan kulit bumi lebih kurang 1950.000.000 tahun lamanya baru ada tumbuhan yang tumbuh diatas bumi  yang selama 50.000.000 tahun yang lalu barulah bumi kaya dengan segala macam tumbuh-tumbuhan seperti sekarang ini

4.3.  Energi Ilahy yang diserap tumbuh-tumbuhan dan Binatang dalam bentuk Zat-Kimia sehingga tanaman dan binatang itu jadi sangat bermanfaat untuk Manusia :
Diantaranya : 
    
a.     Sana

Sana adalah tumbuhan Semak termasuk keluarga kacangan yang tumbuh di daerah padang pasir memanjang dari Mauritania hingga Asia Tengah. Biasanya bunga Sana berwarna kuning, tumbuhan ini berbuah kalau sudah berumur dua tahun atau lebih. Daun dan buah Sana biasanya digunakan untuk mengobati beberapa macam penyakit yang berhubungan dengan perut : seperti : melancarkan BAB, mengobati sembelit, kurang nafsu makan, hernia, bronchitis, lever, limpa, meredakan batuk, mempercepat mengeringnya luka dan mencegah kerontokan rambut
عليكم بالسنا والسنوت فأن فيها شفاء من كل داء الا السام  (رواه ابن ماجة )
Rasul bersabda :
Peliharalah dirimu dengan Sana dan Sanut karena sesungguhnya padanya ada obat untuk setiap  penyakit kecuali Mati ( H.R Ibnu Majah )

b.   Zaitun

Tentang Zaitun banyak disebut didalam Al-Quran malah salah satunya Allah bersumpah dengan Zaitun ( QS. Thin : 1 ). Zaitun adalah pohon yang senentiasa hijau dapat bertahan hidup dikawasan yang sangat kering dan umurnya begitu panjang mencapai seribu tahun. Pohon Zaitun banyak tumbuh dikawasan Mediterania yang sekarang ini banyak dikembangkan dinegara lain seperti Sepanyol dan Itali Dua Negara tersebut banyak mengeksfor minyak zaitun. Hasil penelitian Laboratorium membuktikan bahwa minyak zaitun mengandung lemak tidak jenuh dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai penyakit. Zaitun sangat sarat dengan vitamin E  dan mmpu mnecegah terjadinya oksidasi kolesterol karena selain vitamin E zaitun juga mengandung senyaewa lainnya
Zaitun selain  dapat menghaluskan kulit karena Vuitamin E-nya juga sebagai anti kolesterol dan dapat jadi makanan yang mengenyangkan

Nabi berpesan :
كلوا الزيت وادهنوا به فانه من شجرة مباركة ( رواه الترمذى )
Dari Umar Bin Khattab ia berkata : ” Bersabda Raslullah saw : Makanlah Zaitun, dan pakailah minyaknya karena sesungguhnya Zaitun adalah pohon yang mengandung barokah ” ( H.R Tarmidzy )

c.     Tin
Pohon Tin termasuk dalam famili tumbuhan bersel padat, daun daun pohon ini berguguran dimusim gugur dan musim dingin dan banyak tumbuh dikawasan Mediterania terutama di Siria, Libanon, Palestina, Turki, Afrika Utara dan juga di kawasan timur sepertiu Iran. Pohon ini dapat bertahan dalam cuaca yang sangat kering karena ia bisa menyimpan air dalam kadar yang cukup banyak. Getah pohon ini mengandung cairan seperti susu yang dapat digunakan sebagai perekat. Sementara buah Tin itu betumpang tindih terdiri atas ratusam biji yang kecil dan lembut yang berhimpun pada cairan yang lunak dan manis. Setiap biji dianggap sebagi inti buah Tin
Buah Tin memiliki senyawa karbohidrat yang dapat melindungi darah dari bakteri, virus dan parasit lain. Zat pelindung darah ini dinamai Suralinz. Buah Tin dapat mengobati bebarapa macam penyakit diantaranaya : yang berhubungan dengan pencernaan, sembelit, bewazir, encok,  haid yang tidak lancar, penyakit kulit              ( panu, kutil ), panas dalam, radang tenggorokan dan bermanfaat untuk melancarkan ASI.
Abu Darda’ meriwayatkan bahwa Rasulullah pernh bersabda :
لو قلت ان فاكهة نزلت من الجنة قلت التين ، لان فاكهة الجنة بلا عجم :
كلوا منه فانه يقطع البواسير وينفع النقرس ( تفسير القرطوبى )

”Seandainya aku boleh mengatakan bahwa ada buah yang diturunkan dari sorga maka akan aku katakan : ” At-Tin”, sebab buah buahan sorga tidak berbiji karena itu makanlah buah Tin karena dapat mengobati penyakit Bawazir dan menyembuhkan encok” ( Tafsir : Al-Qurthubi )

            d.  Habbatu’s Saudaa’ &  minyaknya
عن ابى هريرة قال، قال رسول الله صلعم : فى الحبة السوداء شفاء من كل داء الا السام ( رواه البخارى )
Dari Abi Hurairoh ia berkata : Bersabda Rsulullah saw  Habbatu”s Sauda”  obat untuk setiap penyakit kecuali kematian “( HR Bukhori )
              Hasil penelitian para Ilmuan Amerika dan Jerman bahwa :
a.  Nigella Sativa  ( Habbatu’s sauda’) mengandung minyak volatile yang dapat membantu pencernaan dan mengurangi masalah dalam usus ( Prof. Dr. Hildebert Wagner, dari Institut Biologi Farmasi Muenchen Jerman )
b. Nigella Sativa kalau dikombinasikan dengan Garlic dapat mengobti penurunan Immunitas     ( Prof Dr. Ahmad Al-Qadhi Dokter Mesir yang buka praktek di Amerika )
c.  Nigella Sativa terbukti menyembuhkan 70% pasien yang alergi
termasuk yang alergi serbuk dan debu. Dapat menyembuhkan astma, dan melemahnya kekebalan tubuh (Dr.Peter Schleicher,Immunolog Muenchen Jerman )
d. Nigella Sativa itu berkhasiat karena mengandung asam lemak tak jenuh yang sangat tinggi ( Prof.Dr. Michael Meurer Klinik Dermatologi  Muenchen Jerman )
e. Nigella Sativa berkhasiat untuk anti tumor tanpa efek samping ( Hasil penelitian di Universitas California Amerika Serikat )
f.   Penggunaan Nigella Sativa dalam waktu yang lama malah dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh ( Dr. Stanley Universitas Arizona Amerika Serikat )

        e.   Bawang Putih.
Sejak zaman Nabi Musa  bawang putih sudah dikenal umat manusia terbukti  nama ”bawang putih ” tertera dalam Al-Qur’an :

وَإِذْ قُلْتُمْ يَامُوسَى لَنْ نَصْبِرَ عَلَى طَعَامٍ وَاحِدٍ فَادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ مِنْ بَقْلِهَا وَقِثَّائِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَى بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ اهْبِطُوا مِصْرًا فَإِنَّ لَكُمْ مَا سَأَلْتُمْ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ وَالْمَسْكَنَةُ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ الْحَقِّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ(61)
”Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa tahan dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil sesuatu yang dekat sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan memerangi para nabi yang itu bukanlah jalan kebenaran. Itulah (balasan) karena mereka selalu berbuat ma’shiyat dan melampaui batas” ( Q.S. 2/ Al-Baqarah : 61 ).

Bawang putih adalah satu satunya jenis tanaman yang mengandung antibiotik yang dapat membunuh baktri walau tingkat bakteri yang mematikan yaitu : Basilus Anthracis tapi secara bersamaan dapat  melindungi tubuh karena bawang putih itu dapat memperkuat daya tahan tubuh apalagi kalau dikombinasikan dengan habbatu’s saudaa’. Hasil penelitian para ahli Medis bahwa  Bawang putih dapat membunuh Mikro-bakteri Tuberkulosis dan dapat menangkal HIV. Sejak empat belas abad yang lalu Nabi Muhamnmad sudah berpesan:

” Makanlah bawang putih karena sesungguhnya pada bawang putih itu ada obat penawar sebanyak 70 macam penyakit ”

f.  Tamar
Tamar atau Kurma disebut dalam Al-Qur’an sebanyak duapuluh tempat dengan kata An-Nakhil atau Tamar. Jenis kurma tamar ini banyak sampai ada 15 macam yang tersebar diribuan tempat yang masiung masing mempunyai ciri khasnya. Di Irak terdapat empat ratus jenis kurma tamar. Tanaman ini selalu hijau dan tahan hidup selama 30-40 tahun dan tahan pada cuaca yang ekstrim
Buah korma/Tamar mengandung karbohidrat, gula, serat, protein, didalamnya ada lemak dan sejumlah unsur mineral penting ( diantaranya :  kalsium, besi, fofor, magnesium, fotassium, tembaga, manjanis, kopler, zink dan lain lain )  dan vitamin
Buah korma, tamar mempunyai manfaat medis yang banyak  diantaranya : makanan penting untuk sel-saraf, antiracun, mengatasi kondisi gagal jantung, hypertensi, encok dan juga dapat sebagai pencuci perut. Sari korma dapat meningkatkan trombosit berarti baik dikonsumsi orang yang terkena demam berdarah

وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالْأَعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ(67)
”Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan” ( Q.S.16  / An-Nahlu : 67 ).

            Pada umumnya manusia termasuk muslim sangat kagum dengan obat Herbal Cina dan obat kimia produk Barat mensepelekan obat dari Nabi Muhammad padahal beliau mendapat wahyu Allah sama artinya manusia telah menspelekan Allah dan Nabi-Nya



IV. AYATU’L QUR’ANIYAH YANG DITERLANTARKAN
      1.  Kini Siapa Pewaris Al-Kitab  ?
            Siapakah Pewaris Al-Kitab sekarang ? Apakah mereka Sang Saabiqu’m bi’l Khairat atau Al-Muktashid atau hanya Zholimun Linafsih? Atau sudah diambil alih oleh Generasi kedua yaitu Para Mubaddil  atau generasi ketiga Para Muwagh-ghil?
وَاتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ كِتَابِ رَبِّكَ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ وَلَنْ تَجِدَ مِنْ دُونِهِ مُلْتَحَدًا(2)
”Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhan-mu (Al Qur'an). Tidak ada orang yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain daripada-Nya. ( Q.S.18/ Al-Kahfi :27 )
             Allah menjamin tak seorangpun yang mampu mengubah atau mengimbangi ayat- ayat Al-Quran yang begitu tinggi kesusastraannya walau Mirza Ghulam Ahmad berhasil meniru ayat Al-Quran dan beliau di-Nabi-kan pengikutnya namun sampai sekarang Ahmadiyah tetap tidak diakui sebagai Agama Islam oleh dunia Islam apalagi Ahmad Musadek walau berhasil merekrut para Mahasiswa menjadi pengikutnya ( Islam-Model Ahmad Musadek ) namun karyanya itu telah mebawanya kedalam bui.
             Tapi nilai-nilai etika ke-Islam-an, pemahaman ke-Islam-an ”penjungkirbalikan makna ayat” Al-Qur’an sudah lama terjadi oleh Para Mubaddil yang sekarang menjadi Pewaris Al-Kitab
           Contoh kasus di Masyarakat Islam umumnya:
a. Tentang Dzikir.
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ(0)
”Dan berzikirlah (sebutlah) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai” ( Q.S.7/Al-A’raf : 205 )
             Data ayat diatas menjelaskan bahwa berzikir itu ” Fi-nafsika ” ( dalam diri, dalam hati ) dengan tadharru’ ( merendahkan diri ) wa-khifatan ( dan rasa takut ) dan ” Duna’l jahro mina’l qaul ” ( dengan tidak mengeraskan suara ) diwaktu pagi dan pretang. Tapi sekarang  Sang Mubaddil telah mengubah kaifiyat ber-dzikir  itu dengan cara : ” berjamaah dengan suara yang kuat malah dikuatkan dengan microfoon sehingga terdengar sekeliling kampung”.
a.      Upacara Kematian
Ketika Islam masuk ke Pulau Jawa dibawa Saudagar Gujarat, Parsi, Uzbekistan dan Arab yang mereka itu adalah para Muqtashid-sholih, berda’wah sambil berdagang, mereka berhasil meng-Islam-kan rakyat Jawa yang waktu itu dibawah pengaruh kekuasaan dan kebudayaan  Majapahit yang Hindu. Mereka menjadi Muslim dengan Iman yang kurang kuat karena mereka tidak dididik secara tuntas hanya sekilas pintas. Secara syariat memang sudah Muslim mereka itu mengikuti tradisi Islam : berkhitan, mengucap kalimah syahadat, Sholat, Puasa  berzakat dan sampai mau menunaikan Ibadah Haji, tapi secara ’aqidah belum murni mereka masih percaya takhyul masih patuh aturan tradisi warisan leluhur yang dianggap luhur. Ratusan tahun sebelum Islam mereka sudah terbiasa dan yakin mengerjakan tradisi mengupacarai orang mati dengan Peringatan : 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari dan 1000 hari. Oleh Kiyai-kiyai dimasa itu dicari solusi yang aman, damai tidak melukai perasaan umat. Lalu upacara kematian warisan Hindu itu ditranfer kedalam Islam yang diwarnai dengan warna Islam  sehingga muncullah tradisi ” Tahlilan : meniga hari simati, menujuh hari, mengempat-puluh hari, menyeratus hari dan menyeribu hari” yang dipoles dengan bacaan-bacaan ayat Al-Qur’an, do’a-do’a yang direkayasa sehingga Kalimah Syahadat-pun jadi berubah bunyi : 
Kalimat syahadat yang diajarkan Nabi kita ialah : لااله الا الله محمد رسول الله
Tapi dalam upacara  Takhtim/tahlil kalimat itu diubah menjadi :
لااله الا الله يا هو محمد رسول الله يا هو
سألنا الله سيجعلنا يا هو ـ من اهل الله ويقبلنا يا هو
لااله الا الله يا هو محمد رسول الله يا هو
Kalimah tauhid  ini sudah dutambahi dngan kata : يا هو dari penggalan ayat mana kata ini diambil dan disisipkan apa adakah  penggalan Hadits atau hanya reka yasa?
d.    Wirid.
             Wirid artinya membaca bacaan- bacaan tertentu seperti bacaan dzikir, do’a atau  ayat-ayat Al-Qur’an menurut anjuran Nabi Muhammad. Sekarang ini para Guru Agama bukan mengajarkan Dzikir, doa dan ayat-ayat apa yang dibaca Rasulullah supaya dapat kita contoh dibaca sesudah sholat atau do’a dalam perjalanan dalam berdagang dalam segala hal bidang kehidupan tetapi yang dilazimkan adalah yang tak pernah dilazimkan Nabi yaitu memilih satu diantara 114 Surat yaitu surat Yasin yang ditetapkan jadi amalan wirid.
             Bukan hanya Mubaddil yang tampil ketengah pentas Islam malah ada yang lebih parah lagi yang Rasul menyebutnya dengan istilah : Muwagh-ghil yang masuk kedalam tubuh Islam menjadi Parasit atau Cancer.
             Abu Hurairah berkata bahwa Rasul bersabda :
قال رسول الله صلعم يجىء قوم يميتون السنة ويوغلون فى الدين ، فعلى اولئك لعنة الله ولعنة الاعنين والملائكة  والناس اجمعين ( رواه الديلمى )
“Akan datang suatu kaum yang akan membunuh Sunnah dan memasuki agama sebagai Parasit ( Cancer ) maka atas mereka itu laknat Allah dan laknat orang yang melaknat, laknat Malaikat dan laknat Manusia semuanya ( H.R Riwayat Ad-Dailamy )
Para Muwagh-ghil akan tampil berda’wah tapi umat akan dibawea ke neraka jahannam. Bagaimana bentuk da’wahnya itu? Da’wah hanya senda gurau bukan menguatkan ‘aqidah dan Iman tapi menabur racun budaya supaya  Aqidah Islam dan semangat kaum Muslimin  mati secara pelan pelan. Pengajian Islam = hiburan. Ustazdnya = Pelawak. Dengan  cara inilah Islam ditawarkan dida’wahkan

عن حذيفه ابن اليمان يقول : كان الناس يسـألون رسول الله عن الخير وكنت أسـأله عن الشر مخافة ان يدركنى ، فقلت يا رسول الله : انا كنا فى جاهليه وشر فجاءنا الله بهذا الخير، فهل بعد هذا الخير من شر؟ قال نعم! قلت وهل بعد ذالك الشر من الخير؟ قال نعم وفيه دخان .قلت وما دخانه ؟ قال: قوم يستنون بغير سنتى ويهدون بغير هديى، تعرف منهم وتنكر. قلت فهل بعد ذالك الخير من شر؟ قال نعم دعاة على ابواب جهنم من اجابهم اليها قذفوه فيها. قلت يا رسول الله صفهم لنا ! قال : هم من جلدتنا ويتكلمون بألسنتـنا. قلت : فما تأمرونى ءان ادركتنى ذالك ؟ قال : تلزم جماعة المسلمين  وامامهم . قلت : فان لم يكن له جماعة  ولا امام ؟ قال : فاعتزل تلك الفرق كلها ولو ان تعض بأصل شجرة حتى يدركك الموت وانت على ذالك )رواه البخارى ومسلم )
Dari Huzaifah Bin Al-Yaman ia berkata : “ Adalah orang-orang  ( para sahabat ) bertanya kepada Rsulullah tentang hal yang baik baik saja, tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal yang buruk, kerena aku takut hal-buruk itu akan melanda diriku. Aku bertanya : “Ya Rasulullah sesungguya kami dulu Jahiliah dan bermoral buruk, maka datanglah kepada kami kebaikan yang engkau bawa, apakah sesudah periode baik ini akan datang periode keburukan ?”  Kata nabi : “ Ya “. Aku tanya lagi : “ Apakah sesudah periode keburukan  itu akan datang lagi periode kebaikan ?” Jawab Nabi : “ Ya, tapi ada kabutnya “ Aku tanya lagi  “ Kabut apakah itu “ Jawab Nabi : “Pada waktu itu kaum Muslimin  mengambil Sunnah bukan  dari Sunnahku dan mengambil Hidayah bukan Hidayahku, kalau kau kenal mereka engkarilah mereka !”Aku bertanya lagi :  “ Apakah sesudah Periode Kebaikan yang berkabut itu akan datang lagi Periode keburukan ?” Kata nabi : “ Ya,  ajakan ke jalan Neraka Jahannam, barangsiapa yang memperkenankan ajakannya maka akan jatuhlah dia kedalamnya”. Aku tanya lagi Rasulullah : “ Jelaskanlah sifat sifat mereka !” : Jawab nabi : “ Mereka dari golongan kita dan mereka berbicara dengan bahasa kita. Kataku : “.Apakah yang akan engkau perintahkan kepadaku jika aku bertemu dengan meraka ?”. Kata nabi : “ Kaum Muslimin harus melazimkan berjama’ah dan harus ada Imam ( pemimpin ). Aku tanya lagi : “ Bagaiman kalau jamaah tidak ada Imampun tak ada ?”  Pesan Nabi :“ Tinggalkan semua kelompok kalaupun engkau harus uzlah menggigit akar kayu, tunggulah maut menyusul, engkau tetap disitu “. ( Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim ).

         2.Kaum Sunny penegak Sunnah kejangkitan Virus Mubaddil
           Terkadang Kelompok ber-faham Sunnah yang sejak lama berjuang membersihkan Aqidah dan Ibadah dari pengaruh syirik dan bid’ah malah tanpa menyadari atau  memang sengaja menggiring umat agar lebih banyak memahami, mendalami Sunnah Rasul daripada Sunnah-Allah. Memang ketika mempelajari Ajaran Islam yang dimulai dari Ibadah Mahdhoh sudah pasti merujuk kepada Sunnah-Rasul, harus mencontoh Nabi dimana data perbuatan Nabi itu tercatat dalam Hadits. Maka para Mutholib/ Mustami’ labih banyak mengetahui ajaran Islam dari data-data Hadits atau Kitab Kitab karya para Imam, sementara data-data ayat tidak begitu banyak dikaji. Lama kelamaan para Mutholib di Pesantrren atau di Madrasah belajar Ajaran Islam hanya melalui Ilmu Fiqhi dimana Para Fuqoha menyusun buku buku Ajaran Islam dengan gaya penulisan masa-lampau dilengkapi Rukun, Syarat, Syarat sah syarat wajib, sehimgga yang terkopi dalam pikiran adalah Imam-Imam Mazhab :  Maliki, Syafii, Hanafi dan Hambali serta para Ulama-Fuqoha bukan apa kata Allah dan Rasul-Nya. Dalam pengajian sunnah selalu dibanding-bandingkan antara satu imam dengan Imam yang lain seolah olah mereka yang mengarang ajaran Agama ini. Dan ini merupakan faktor penyebab terjadinya perbedaan faham dan Firqoh yang banyak di kalangan kaum Muslimin.
             Kaum Sunny yang keras sejak lama mempertahankan Sunnah Rasul ikut-ikutan latah, lebih tunduk dengan keputusan ”musyawarah-ulama” dari pada Sunnah Nabi.
Contoh :
Kasus  I, Tentang Puasa 30 hari
Rasulullah bersabda :

عـن ابن عـمررضي الله عـنهما يحـدث عـن النبي صـلعـم قال انا امـة  امية لا نكتب ولا نحسب

: الشهـر هـكذا ،وهـكذا وهـكذا، وعـقـد الابهام في الـثالـثة، والشهـر هـكذا ، وهـكذا ، وهـكذا  يـعـني تـمام ثلا ثين  ( مــسلم )  

Dari Ibnu Umar ( mudah mudahan Allah meridhoi keduanya) diberitakan dari Nabi Saw bahwa ia bersabda : Kita adalah ummat yang Ummy tidak ahli menulis dan berhitung, namun bulan itu sekali sebegini, sebegini, sebegini ( dia mengangkat jari jari tangannya tiga kali) dan dia menekukkan jempolnya pada kali yang ketiga; dan bulan yang lain sebegini sebegini, sebegini yakni cukup tiga puluh hari. ( Hadits Riwayat Muslim, dari Terjemah Hadits Shohoih Muslim II hal 231, Ma’mur Daud, Penerbit Widjaya Jakarta )
Menurut  Penelitian  Ilmu Falak / Astronomi baik Pakar Muslim maupun Barat “Bahwa bulan ( Moon, Al-Qomar) dilangit adalah stelit bumi yang mengorbit mengelilingi bumi selama 29,5 hari kerena itu dalam menghitung perjalanan bulan bilangan yang setengah itu  dikurangi dari hitungan yang satu dan menggenapkannya kehitungan yang lain sehingga dalam dua bulan jumlahnya 59 hari, sekali 29 dan sekali 30. Hitungan 30 itu hanyalah sekedar hitungan dalam pikiran, bulan yang dilangit tak pernah 30 hari mengelilingi bumi, bagaimana mungkin kita bisa berpuasa 30 hari, yang Nabi-pun tidak mencontohkannya.
           
Perintah Puasa Ramadhan jatuh pada tahun ke 2 Hijrah, yang sepanjang hayat Nabi  beliau berpuasa 9 kali : 8 X hanya  29 hari; 1 X  hampir 30 hari, ketika beliau mendengar bahwa di Syam orang sudah melihat bulan maka puasanya itu dibatalkannya, jadi  beliau berpuasa selama hidupnya hanya 29 hari. Lalu musyawarah ulama menetapkan  “bahwa Asy-syahru   ( bulan ) itu kadangkala 29 hari dan terkadang 30 hari maksudnya bulan Ramadhan” sehingga muncul pendapat/pengamalan puasa Ramadhan  29 hari di tahun ini dan 30 hari  ditahun depan. Kalau maksud Nabi seperti itu kenapa  Rasulullah tidak berbuat demikian ternyata selama 9 tahun itu Nabi Muhammad 8 X berpuasa dengan 29 Hari 1 X mau 30 hari tapi beliau ragu lalu beliau membatalkannya, jadi sepanjang hayatnya beliau berpuasa hanya 29 hari apakah itu dilakukan  Nabi karena perkataan beliau :

 

انا امـة امية لا نكتب ولا نحسب . = sesungguhnya kami umat yang Ummy tidak pernah belajar menulis dan berhitung,


lalu Nabi dianggap bodoh dan Ulama yang lebih pintar  ?


Sekali lagi  Nabi menegaskan:

عـن عـبـدالله بـن عـمـر رضي الله عـنـهما ان رســول الله صـلعـم قال: الشهـر تـسـع وعسـرون لــيلة فلا تـصـومـوا حـتى تـروه فـان غــــم عـلـيكــم فـاكملوا العــدة ثلا ثين.      ( بخـارى)
Dari Abdullah bin Umar ( mudah mudahan Allah meridhai keduanya ) Rasulullah bersabda : “ Bulan itu ( maksudnya bulan Ramadhan ) dua puluh sembilan malam, maka janganlah kamu berpuasa sehingga melihat bulan, jikalau tertutup awan maka sempurnakan hitungan Sya’ban itu tiga puluh hari”( Hadits Riwayat Bukhari : Terjemah Hadits Shahih Bukhari; Zaenuddin Ahmad Azzubaidi Jilid I hal: 621(

            Pada Hadits diatas Nabi sudah menjelaskan cara menetapkan awal Ramadan dengan melihat bulan dan menghitungnya.Yang dihitung tentu bulan sebelum Ramadhan kalau Ramadhan bagaimana menghitungnya kan baru akan mauk tanggal satunya.  Bulan Ramadhan itu sudah ditetapkan Nabi secara Qauliyah dan Fi’liyah yaitu: dua puluh sembilan hari yang memulai Ramadhan harus melihat bulan. Melihat bulan itu biasanya  dipenghujung Sya’ban ; yang  kalau bertepatan mendung dan tertutup awan maka sempurnakan hitungan bulan Sya’ban 30 hari   ( kerena Sya’ban memang dihitung 30 hari dan Ramadhan 29 hari ) kalau sudah cukup hitungan ke 30, besoknya adalah  1 Ramadhan ( jadi boleh ditetapkan saja berdasar hisab tanpa Ru’yah ). Bagaimana kita bisa yakin bahwa Sya’ban bisa digenapkan 30 hari kalau kita melihat bulan diakhir Sya’ban ? Supaya anda mudah menghitung sendiri bersama ini perlu di jelaskan kiat kiat menghitung bulan  itu. 
Bulan yang dilangit ( Qomar ) yang dapat dilihat hanyalah 28 hari,  itulah sebabnya bulan purnama itu tanggal 14. Di Negeri manapun dan bangsa apapun mengetahui bahwa bulan purnama itu tepat ditanggal 14 hari bulan, tidak pernah tanggal 15 .( kecuali hitungan orang Cina: Cap Go =15. Orang Cina menghitung umur anakpun beda dengan budaya bangsa lain yakni mereka menghitung sejak dari dalam kandungan. Hitungan Cina jangan diikut karena mereka bukan menghitung benar benar perjalanan bulan dilangit ) Maka untuk memastikan benar atau tidaknya perhitungan,  kita harus perhatikan ketika bulan purnama itu. Kalau menurut hitungan sudah tanggal 14 dan kenyataan dilangit memang benar purnama maka seterusnya tinggal menghitung hari sampai kehitungan 30 maka Sya’ban berakhir dan besoknya tanggal 1 Ramadhan. Begitu pula Ramadhan hitunglah sampai kehitungan  29 maka Ramadhanpun berakhir; besoknya adalah 1 Syawal. Hari apapun jatuhnya 1 Ramadhan tambahkan satu hari, itulah hari H-nya 1 Syawal Misalnya 1 Ramadhan jatuh dihari Senin, maka 1 Syawal adalah hari Selasa. Kalau malas menghitung sendiri ya biarkan saja team melihat bulan. Bila mereka mengumumkan telah melihat bulan ikutlah berpuasa karena mereka menggunakan alat yang canggih. Tapi untuk ber-hari raya tak perlu penglihatan Teropong karena pasti Panitia meneropong pada hari ke 29 tentulah tak ada apa apa yang terlihat karena bulan hanya 28 hari yang bisa dilihat, tanggal 29 ia sudah lenyap maka kalau kita mau mengintip bulan dimalam 29, itu hanya pekerjaan sia sia saja. Lihatlah bulan dimalam 30, itulah tanggal 1 Syawal.  Jadi tanggal 30 itu memang tak pernah terjadi dilangit. Hitungan 30  hanyalah dalam pikiran untuk mencukupkan sisa perjalanan bulan yang setengah hari tadi yang ditambahkan ke bulan berikutnya karena bulan mengorbit bumi hanya selama 29,5 hari mana mungkin hitungan bulan  jadi 30 dan Nabi sendiri tak pernah puasa 30 hari dan ayat sendiri mengatakan : “Ayyama’m Ma’dudaat” ( beberapa hari yang harus dihitung )
 Sekarang ini dengan peralatan canggih orang sudah dapat melihat bulan dengan mudah, kalau sudah terlihat dengan alat ataupun dengan mata telanjang mulailah berpuasa dan perhatikan ditanggal 14 kalau benar benar purnama berarti penglihatan itu terbukti benar, lalu hitunglah sampai 29, cukupkan puasa 29 hari menurut Sunnah Nabi, besoknya berbukalah. Kalau tak ada Jamaah yang Sholat ‘IED boleh ditunda besoknya lagi sebab Nabi sendiri juga pernah menunda sholat ‘Ied ketika sahabatnya yang lain sudah melihat bulan . Kalau ternyata ditanggal 14 Ramadhan bulan tidak purnama penuh berarti tangal 1 Ramadhannya tidak benar hanya perhitungan sekian derjat diatas ufuk tapi tak terlihat dengan pandangan mata hanya pandangan lensa teleskop . 
Jadi pendapat yang mengatakan Bulan Ramadhan sekali 29 sekali yang 30 adalah bertentangan dengan Sunnah, jadi “tidak benar” tapi karena sudah diputuskan musyawarah para Ulamaa’ lalu menjadi “ benar” malah itulah yang paling Sunnah karena keputusan Ulama-ulama Sunnah, sabda Nabi-pun jadi dikalahkan Ulama melalui keputusn  musyawarah.

. Maka umatpun lebih mendengarkan pendapat Imam atau Ulama dan meninggalkan Sunnah Rasul
.   Lama lama ummat Islam tak mau tau lagi apa kata Sunnah Allah dan Sunnah Rasul tapi cukup apa kata  Tuan Guru
Kasus II : Sholat Tarawih
Sholat Qiyamu’r Ramadhan atau lazim disebut Sholat Tarawih setelah malam ketiga atau keempat juga telah ditinggalkan Nabi, ( tapi secara peribadi beliau lakukan dirumah ) sampai wafatnya beliau tidak pernah mengerjakannya lagi dengan berjamaah begitu pula dimasa Abu Bakar sampai keawal masa Umar Bin Khattab.
عن عائشة ان رسول الله ص.م.صلى ذات ليلة فى المسجد فصلى بصلاته ناس ثم صلى من القابلة، فكثر الناس ثم اجتمعوا من اليلة الثالثة او الرابعة فلم يخرج اليهم رسول الله صلعم فلما اصبح قال :اما بعد ، فانه لم  يخف علي مكانكم ولـكني خشيت ان تفرض عليكم فتعجزوا عنها. فتـوفي رسول الله صلعم والامر على ذالك  ( رواه البخارى )
Dari ‘Aisyah ia menjelaskan : Bahwa pada suatu malam Rasulu’llah sholat di Masjid dan orang orang banyak mengikuti sholatnya, kemudian Nabi Sholat malam berikutnya dan orang orang bertambah banyak, kemudian berkumpullah ( para jamaah )  dimalam ketiga atau keempat tetapi Rasulu’llah tidak keluar untuk (  sholat bersama ) mereka. Setelah shubuh, beliaupun bersabda : “ Amma ba’du, sesungguhnya hal keadaan kamu tidak tersembunyi bagiku tetapi aku takut bahwa akan menjadi kewajiban bagi kamu  dimana kamu tidak sanggup melakukannya”, dan tetaplah keadaan itu demikian ( tidak dilakukan lagi oleh Nabi ) sampai Rasulu’llah wafat    ( Hadits Riwayat Bukhari ).

            Sholat malam Ramadhon ( Tarawih-berjamaah ) tidak lagi dikerjakan nabi sejak peristiwa itu ( tahun ke 2 Hijrah ) sampai beliau wafat, sampai kemasa  Abu Bakar, sampai ke awal Pemerintahan Umar Bin Khattab  namun kemudian kerena Umar melihat di Masjid ummat sholat sendiri sendiri ada yang berkelompok berjamaah, terpikir oleh Umar supaya sholat itu terpimpin maka diperintahkannya Ubai Bin Ka’ab mengimami jamaah yang sholat di Masjid. Besoknya setelah Umar melihat jamaah sholat secara terpimpin, tertib dan teratur beliaupun berkata :
فقال عمر : نعمة البدعة هذه
              “Kata Umar Bin Khattab : Ini sebaik-baik bid’ah”.
            Apa alasan para Ulama menetapkan sholat Tarawih ini Sunnah ? Apakah karena dikategorikan sunnah Taqririyah ?. Sunnah Taqririyah itu adaah pernah dilakukan sahabat tapi Nabi menyetujuinya. Kalau Tarawih ini memang dikerjakan sahabat tapi waktu itu Nabi Muhammad sudah wafat mereka mengerjakannya berdasrkan petunjuk/gagasan Umar Bin Khattab yang ketika itu menjadi Khalifah / Amiru’l Mukminin. Coba anda cari sejarahnya kalau dizaman Abu Bakar adakah sahabat mengerjakan Tarawih ?
Dari perkataan Umar yang telah dikutip diatas para Ulama berpendapat  ada Bid’ah hasanah, padahal dalam hal ibadah kalau sudah bid’ah pastilah dholalah. Memang maksud kata Bid’ah yang diucapkan Umar itu bukan bid’ah dalam arti istilah yang maknanya mengada-ada. Kata : ni’ma’l bid’ah  yang dimaksudkannya adalah “ sebaik baik gagasan “ tujuannya hanya supaya umat teratur beribadah tidak semaunya saja. Kalau kita memang mau mempertahankan Sunnah “ Ibadah yang sudah ditinggalkan Nabi seharusnya kita tinggalkan juga, kog  kita  bertahan mengamalkannya ?”
    Yang ditinggalkan Nabi bukan sholat malam Ramadhonnya tapi berjamaah di Masjid scara tetap, dan dirumah Nabi tatap mengerjakannya. Memang tidak semua sunnah yang sudah ditinggalkan itu harus  ditinggalkan juga, ada  yang masih boleh  dikerjakan tapi ada aba-aba dari Nabi seperti :
Puasa ‘asyuro yang sudah ditinggaalkan Nabi tapi bagi siapa yang masih mau mengerjakannya dibolehkan Nabi.
عن عائشة ر.ض . قالت كانت قريش تصوم عاشوراء فى الجاهلية وكان رسول الله صلعم يصومه فلما هاجر الى المدينة صامه وامر بصيامه، فلمافرض شهر رمضان قال : من شاء صامه ومن شاء تركـه ( مسلم )
Dari ‘Aisyah r.a katanya : Adalah orang orang Quraisy mempuasakan asyura’ dimasa Jahiliyah dan Rasulullah juga mempuasakannya, tatkala pindah ke Madinah Nabi juga masih mempuasakannya dan memerintahkan semua sahabat untuk mempuasakan asyura’ tetapi setelah datang kewajiban Puasa Ramadhan maka beliau bersabda : Siapa yang masih mau berpuasalah dan siapa mau tinggalkanlah “ ( Hadis Muslim ).

Dalam hal sholat malam Ramadhon tak ada  aba aba dari Nabi misalnya kata Nabi :     “ Barangsiapa yang merasa tidak berat maka kerjakanlah!”
Kenapa Ulama yang mendalami Hadits seolah-olah tidak memahami ? Bukan tidak memahami tapi ada dasar pandangan lain ( pandangan Muqtashid ). Coba anda hitung pendapatan Infaq sepanjang Ramadhan berapa rupiah ? Coba anda kalkulasikan berapa pendapatan para Ustazd yang mengisi acara Ramadhan itu dalam sebulan. Kalau Tarawih tidak diadakan hanya anjuran mengaji umat tidak akan berjubel datang ke masjid, infak penerimaan di masjid akan berkurang, apalagi Masjid- masjid kecil yang hanya menampung ratusan orang.

      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar